Turki Paksa Pasukan Pro-Assad yang Akan Bantu Milisi Kurdi di Afrin Balik Kanan

DAMASKUS, SURIAH () – Turki menembaki pasukan pro-rezim Suriah saat mereka berusaha memasuki wilayah yang dikuasai Kurdi di Afrin, kata media pemerintah Suriah.

Penembakan tersebut menandai eskalasi besar dalam serangan sebulan Turki dan pemberontak sekutu melakukan pekerjaan di Afrin.

“Pasukan rezim Turki menargetkan lokasi pasukan rakyat dengan tembakan artileri saat mereka tiba di wilayah Afrin,” kantor berita negara SANA melaporkan.

Turki mengatakan bahwa mereka melepaskan tembakan peringatan kepada pasukan pro-rezim Suriah di Afrin.

“Kelompok teroris pro-rezim yang mencoba maju ke arah Afrin mundur sejauh sekitar 10 kilometer dari kota karena tembakan peringatan tersebut,” kata kantor berita negara Turki, Anadolu.

Ratusan milisi pro-pemerintah tiba pada hari Selasa siang ke Afrin, untuk membantu pasukan Komunis Kurdi melawan serangan pimpinan Turki di wilayah tersebut.

Penempatan mereka menandai pertama kalinya sejak 2012 bahwa rezim memaksa mengambil posisi di daerah tersebut, yang dipegang oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (20/1/2018), juru bicara YPG Nuri Mahmud mengatakan pasukan Kurdi telah meminta pemerintah Damaskus untuk membantu menangkis serangan Turki.

“Pemerintah Suriah menanggapi undangan tersebut, menjawab seruan tugas tersebut dan mengirim pasukan militer hari ini, 20 Februari, untuk mengambil posisi di perbatasan, dan berpartisipasi dalam mempertahankan kesatuan teritorial Suriah dan perbatasannya,” kata pernyataan tersebut.

Koresponden AFP mengatakan pasukan tersebut tampaknya tidak memasuki kota Afrin.

YPG telah menguasai Afrin sejak pasukan pemerintah Suriah menarik diri dari daerah mayoritas Kurdi di utara negara itu pada tahun 2012.

Namun pada hari Senin, media pemerintah Suriah mengatakan bahwa pasukan pro-Damaskus akan berangkat ke Afrin untuk “bergabung dalam perlawanan melawan agresi Turki”.

“Ini datang dalam rangka mendukung warga dan mempertahankan kesatuan teritorial dan kedaulatan Suriah,” kata kantor berita SANA.

Wilayah Afrin terletak di provinsi Aleppo, Suriah utara.

Seorang koresponden AFP di kota Aleppo yang dikuasai pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa konvoi tersebut, yang terdiri dari truk pick-up yang membawa orang-orang bersenjata, telah pergi pada Selasa pagi dalam perjalanan ke Afrin.

Tinggalkan Balasan