Kawal Kasus Novel Baswedan, Komnas HAM Bentuk Tim Khusus

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) baru saja membentuk tim khusus untuk menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Pembentukan tim tersebut berdasarkan keputusan hasil sidang paripurna Komnas HAM Februari lalu. Komnas HAM menilai, penanganan kasus Novel Baswedan terkesan berlarut-larut hingga memasuki hari ke-333 namun belum juga mendapati titik terang.

“Ini menjadi ironi, karena pada saat bersamaan dukungan publik terhadap penuntasan kasus ini cukup besar,” kata Sandrayati Moniaga yang didaulat sebagai ketua tim khusus, di kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (09/03/2018).

Tim tersebut akan bertugas hingga tiga bulan ke depan, terhitung sejak sidang paripurna. Hasilnya akan disampaikan kepada stakeholders terkait pada sidang paripurna selanjutnya.

“Fokusnya nanti untuk memastikan proses hukum peristiwa yang menimpa Novel Baswedan berjalan sesuai koridor HAM,” ujar Sandra.

Ia menambahkan, tim akan bekerja sama dengan semua pihak terkait, termasuk presiden, kepolisian, KPK, Organisasi HAM dan masyarakat.

Nama-nama yang tergabung dalam  tim khusus tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sandrayanti Moniaga (Ketua)
2. Ahmad Taufan Damanik
3. M. Choirul Anam
4. Franz Magnis Suseno
5. Prof. Abdul Munir Mulkhan
6. Alissa Wahid
7. Bivitri Susanti

Tinggalkan Balasan