Empat Harta Seorang Muslim

SETIAP orang pasti menginginkan uang yang banyak dan harta yang melimpah. Pasalnya uang dapat memenuhi kebutuhan manusia dan mewujudkan apapun yang ia inginkan.

Sejak ditemukannya alat tukar ini, hidup manusia semakin mahal. Jika dulu tanpa uang manusia masih bisa makan, pintar dan memiliki rumah, maka sekarang sudah tidak memungkinkan lagi.

Saking pentingnya uang di zaman sekarang, anak-anak disekolahkan demi mendapat gelar yang tinggi, padahal ujung-ujungnya adalah agar mudah mencari uang. Para suami bekerja siang dan malam untuk uang. Hampir sebagian besar manusia terpusat pada perputaran uang. Sedemikian gigihnya usaha manusia dalam mendapatkan uang.

Namun, teramat disayangkan. Ada perkataan Rasulullah SAW berkenaan dengan harta yang entah sebagian dari kita belum mengetahui atau mungkin lupa. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda “ Ada empat hal yang barangsiapa diberikan oleh Allah keempatnya, sungguh besar ia telah memberikan kenikmatan dunia dan akhirat. Lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur, tubuh yang selalu sabar saat menerima musibah, dan istri shalihah yang tidak pernah berpikir untuk mengkhianati suaminya dan selalu membantu dalam agama.” (HR. Thabrani)

Hati yang pandai bersyukur tidak datang dengan sendirinya. Salah satu contoh untuk melatih rasa syukur yaitu dengan membiasakan melihat orang yang lebih rendah dari kita. Seperti orang yang lebih miskin, orang cacat atau orang yang sedang sakit.

Contoh lain yang bisa membuat hati kita pandai bersyukur adalah setiap bangun pagi setelah membaca do’a dan merenungi apa yang telah kita peroleh. Maksudnya adalah berbagai macam karunia yang telah Allah SWT anugerahkan kepada kita, mulai dari sehatnya mata, lengkapnya pengindera dan nikmat-nikmat lain yang tak terhitung jumlahnya.

Jika rasa syukur ada dalam hati maka sifat sabar akan melekat pada anggota badan. Betapa beruntungnya orang yang meiliki anggota badan yang penyabar. Ia tidak mudah digoda oleh nafsu syahwat, tidak gampang marah ketika perut sedang lapar, dan tidak langsung naik pitam ketika ada yang melukai dirinya. Latihan yang paling ampuh untuk membentuk karakter penyabar adalah puasa sunah.

Istri yang shalihah adalah perhiasan terindah dunia. Dengannya rumah tangga menjadi sejuk dan sakinah. Masa depan anak-anak menjadi sempurna ketika dibina oleh seorang ibu yang shalihah. Namun demikian, janganlah lupa istri yang shalihah pun manusia. Ia butuh makan dan nasihat. Maka kewajiban suami adalah memenuhi kebutuhan dan senantiasa memberikan nasihat baik dengan perkataan maupun dengan keteladanan.

Jadi, Jika uang hanya bisa memenuhi keinginan-keinginan kita di dunia (kemungkinan uang yang disedekahkan). Maka, amal kebaikan dapat memberikan kepuasan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. []
sumber : islampos.com

Tinggalkan Balasan